Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Cara merubah password linux

| Coment

Hay Pocilyx lovers, sudah lama kami tidak mengisi blog ini. Baiklah untuk menumbuhkan kembali hasrat berbagi kali ini kami ingin menulis Cara Merubah password user atau root di linux kalau bahasa jawanya itu how to change password linux. Cara ini berlaku untuk semua distro linux baik ubuntu, arch linux, fedora, linux mint, gentoo; semua keluarga linux.
Baiklah, cara cukup mudah. Buka "Black Hole" atau terminal kesayanganmu. Bisa Gnome-terminal, lxterminal, xterm; sesuka anda. 
Cukup ketikkan

# passwd [userlinux]



Secara otomatis anda akan diminta mengisi password user yang baru. selesai.
Untuk selalu diingat bahwa tanda "#" adalah posisi anda menjadi super-user [root].
Terima kasih. Salam opensource, salam berbagi.



Install Driver Nvidia di Linux Ubuntu 12.04 Precise Pangolin

| Coment

[Pocil] - Kali ini saya ingin membahas kembali cara menginstall / konfigurasi Chipset NVIDIA di linux. kali ini saya menggunakan Distro Linux Ubuntu 12.04 precise pangolin karena sudah banyak yang menggunakan distro ini sebagai pembelajaran dan juga untuk dunia pekerjaan. Masalah yang saya bahas ini adalah penggunaan Desktop Gnome-Shell pada Ubuntu 12.04 precies pangelon yang "tidak enak" dipandang mata jika salah atau blm bisa konfigurasi Chipset NVIDIA. Percobaan ini menggunakan Chipset NVIDIA GeForce 210M cuda versi notebook.
Terlebih dahulu silahkan download driver NVIDIA yang sesuai dengan hardware anda disini. Kemudian login pada Linux ubuntu seperti biasa. Pastikan anda mengingat lokasi file driver NVIDIA yang sudah anda download. Disini saya misalkan file berada pada directory /home/user/Download. Setelah itu masuk modus undertext (tty) dengan menekan tombol Ctrl+Alt+F2 (bisa menggunaka F1-F12). Maka anda akan dibawa masuk dunia hitam yang penuh pesona dari sebuah sistem operasi Linux. Login sesuai user dan password anda.
Kemudian ketikkan :
_$ sudo service lightdm stop
untuk mematika sistem X. Setelah itu buka file blacklist.conf pada directory /etc/modprobe.d/ dengan menggunakan editor nano. Bisa langsung mengetikkan peritah :
_$ sudo nano /etc/modprobe.d/blacklist.conf
kemudian pada baris terakhir tambahkan file berikut ini untuk menonaktifkan modul nvidia default ubuntu :

blacklist vga16fb
blacklist nouveau
blacklist rivafb
blacklist nvidiafb


kemudian simpan.

setelah itu masuk pada directory file NVIDIA yang sudah didownload. Misal file berada pada directory /home/user/Download bisa menggunakan perintah :
_$ cd /home/user/Download

kemudian ketikkan perintah :
_$ sudo sh NVIDIA.run
dan ikuti perintah yang berjalan. Setelah selesai bisa langsung Login dengan sistem X dengan mengetikkan perintah :
_$ sudo service lightdm start
Selesai. Untuk lebih lanjut silahkan lihat video dokumenter amatir saya.
Cara ini bisa digunakan pada Chipset NVIDIA yang lain. Semoga bermanfaat. Salam OpenSource.


Change plymouth in Linux Ubuntu

| Coment (1)

Plymouth adalah suatu utilitas dalam distro linux yang menampilkan animasi pada proses booting. Plymouth juga bisa dikatan sebuah bootsplash di Linux. Plymouth mendukung pergantian thema, pada repository Linux hampir sudah di sediakan berbagai macam thema yang bisa dipilih sesuka hati. Pada post ini akan membahas bagaimana mengganti gambar default plymouth pada linux, percobaan ini menggunakan Linux Ubuntu.

langkah pertama siapkan file image *.png yang ingin dijadikan sebagai pengganti gambar "ubuntu" pada plymouth, misal saya sudah siapkan file image "skul.png" dengan ukuran 74x74 pixel kemudian buka terminal emulator kesayangan dan copy file tersebut pada directory /lib/plymouth/themes/ubuntu-logo/ dengan perintah :
~$ sudo cp skul.png /lib/plymouth/themes/ubuntu-logo/

masuk pada directory /lib/plymouth/themes/ubuntu-logo/ dengan perintah :
~$ cd /lib/plymouth/themes/ubuntu-logo/

kemudian rename file ubuntu_logo.png menjadi ubuntu_logo.png.old dengan perintah :
~$ sudo mv ubuntu_logo.png ubuntu_logo.png.old

kemudian rename file skull.png menjadi ubuntu_logo.png dengan perintah :
~$ sudo mv skull.png ubuntu_logo.png

untuk melihat hasilnya silahkn restart.

untuk catatan : jika ingin merubah posisi dan beberapa tampilang pada plymouth silahkan edit file ubuntu-logo.script

berikut tampilan plymouth setelah dirubah :

Change Login Screen in Linux Ubuntu 11.10 Oneiric

| Coment

Kemarin ada temen yang nanya cara merubah gambar / tampilan Login screen di Linux Ubuntu 11.10 Oneiric. Sebelumnya perlu diketahui bahwa Login Screen di Linux Ubuntu 11.10 Oneiric sudah tidak lagi memakai GDM seperti pada Linux Ubuntu 10.04 Lucid dan 10.10 Maverick. Pada Ubuntu 11.10 ini sudah memakai Desktop Unity dengan Login screen yang bernama LightDm. Nah langsung saja kita coba mengganti LightDm pada Linux Ubuntu 11.10 Oneiric. Sebelumnya Siapkan file gambar (bisa jpg atau png), misal gambar terletak pada directory home.kemudian copy file tersebut dengan perintah :

$sudo cp gambar.jpg /usr/share/backgrounds/

Kemudian Logout dan lihat hasilnya.
Untuk temen yang ingin mengganti tulisan Ubuntu 11.10 pada LightDm sebelah kiri bawah, caranya sama yakni dengan menyalin file gambar (format png) dengan perintah :

$sudo cp gambar.jpg /usr/share/backgrounds/

file gambar.png ini sebaiknya dengan ukuran minim 1024 x 786 pixel (menyesuaikan)

kemudian edit konfigurasi LghtDm dengan perintah :

$sudo nano /etc/lightdm/unity-greeter.conf

kemudian pada baris ::
backgorund=/usr/share/backgrounds/gambar.jpg
logo=/usr/share/unity-greeter/logo.png

jangan lupa diSAVE ya..

ini contoh editnya :

ini contoh Desktop Unity



ini contoh hasil edit lightdm


Cara Manual Mounting USB (Flash disk) in Linux

| Coment

Ada beberapa Distro Linux yang tidak dapat mounting USB (Flash disk) secara otomatis pada file manager yang digunakan. Jadi seolah USB (Flash disk) tidak terbaca pada Distro Linux yang digunakan. Berikut adalah cara Manual Mounting USB (Flash disk) secara manual di Linux kesayangan anda.

Langkah pertama tancapkan USB (Flash disk) kemudian buka terminal emulator kesayangan masing-masing, kalau misal tidak menggunakan Desktop (seperti : FreeBSD, Crux, dsb) langsung saja siap-siap pada layang hitam yang mempesona dan ketikkan perintah :

~$ dmesg

kemudian scroll ke atas dan cari pesan seperti gambar berikut :


gambar di atas menggunakan USB (Flash disk) 4GB dan pada tanda panah tertulis sdb1, tolong diingat pesan ini.
kemudian masuk pada directory /media dengan perintah :

~$ cd /media

dan buat directory mounting USB (Flash disk) misal nama directory "FD" dengan perintah :

~$ sudo mkdir FD

setelah itu untuk mengaitkan device USB (Flash disk) pada directory FD ketikkan perintah :

~$ sudo mount /dev/sdb1 /media/FD

DONE !!!

Untuk melihat hasilnya silahkan pindah pada directory FD dengan perintah :

~$ cd /media/FD

kemudian ketik perintah :

~$ ls

Selamat mencoba kenikmatan Linux yang semakin mempesona. Jika ada kendala silahkan tautkan komentar di bawah !!

Apa itu Array ?

| Coment

Array adalah sebuah kumpulan data yang terdiri dari tipe data yang sama. Setiap nilai yang berada di dalam array disebut dengan element, apapun tipe datanya. Nomor-nomor data yang menunjuk pada element array disebut subscript atau offset.

Array dapat digambarkan sebagai sebuah rak dengan ukuran yang sama dan untuk menyimpan barang-barang yang sejenis (bertipe sama). Misalkan rak untuk menyimpan jenis-jenis baju. Perhatikan gambar di bawah ini :

Rak di atas bernama baju, terdiri dari 4 rak yang diberi nomor 0 s.d. 3 dan rak tersebut diisi dengan jenis-jenis baju untuk keperluan tertentu. Dalam contoh di atas ada 4 jenis baju, yaitu pesta,tidur,santai, dan olahraga sehingga dapat disebut rak baju mempunyai 4 element. Apabila kita memerintahkan komputer untuk mengambil baju tidur, maka akan dituliskan :

tipe_data baju[2]; //menunjuk pada rak ketiga

Syntax array adalah sebagai berikut :

tipe_data nama_array[jml_element];

Kita dapat mengakses elemen-elemen array dengan menunjuk kepada nomor elemen array. Nomor offset elemen array dimulai dari nol sehingga elemen array yang pertama adalah :

namaArray[0];

Sebagai pegangan kita tentang penomoran array dengan elemennya, maka dimisalkan sebuah array cobaArray[n] pasti mempunyai n elemen yang dinomori dengan cobaArray[0], cobaArray[1], sampai dengan cobaArray[n-1]. Ada programmer yang menganggap bahwa cobaArray[0] merupakan elemen array ke nol. Hal ini bukan merupakan hal yang baik, karena jika cobaArray[0] merupakan elemen ke nol, maka cobaArray[14] merupakan elemen ke-14. Apakah demikian ? Coba kita amati rumus di atas, bukankah sebenarnya cobaArray[14] merupakan elemen ke-15 dari array cobaArray. Oleh karena itu, lebih baik jika kita dari awal menyebut bahwa cobaArray[0] merupakan elemen pertama dan nomor offset-nya nol.

perhatikan source code berikut sebagai contoh program.



Hasil dari source di atas ketika dijalankan sebagai berikut :


Ikuti posting programing selanjutnya, saya berterima kasih jika pembaca turut berkontribusi dengan menyertakan komentar jika ada kekurangan pada post ini.

Apa itu Linux ?

| Coment


[Pocil] - Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix (Unix like). Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.


Linux sendiri sebanarnya hanyalah sebuah Kernel. Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Benedict Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.

Dengan atau tanpa kita sadari, Linux telah kita jumpai dan kita gunakan dalam kehidupan kita. Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer (MainFrame), dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), MP3 Player, DVD-Player, Ponsel dan router.

Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice. [Pocil]

Google Mail in Terminal/Console Linux

| Coment

Beberapa saat lalu saya sedikit kebingungan untuk membuka email Gmail saya ketika saya menggunakan linux under-text (tanpa Desktop). Tapi kali ini saya akan membagi tips untuk tetap bisa membuka, membaca, membalas, menulis email baru pada terminal/console dan juga pada linux under-text (tanpa Desktop) dengan mudah. Pertama install dulu package mutt pada linux anda masing-masing dengan perintah :

~# apt-get install mutt
(ini untuk debian family)

~# pacman -S mutt
(untuk arch family)

kemudian setelah selesai instalasi, buat file ~/.muttrc pada directory /home/userAnda/ dan salin script dibawa ini, (jangan lupa disimpan)
_________________________________________________
# A Simple Mutt Config for GMail by muhajir.sdw@gmail.com

# Sets up mail box in your home folder

set mbox_type=maildir
set mbox="~/mail/inbox/"
set spoolfile="~/mail/inbox/"
set folder="~/mail/"
set record="~/mail/sent/"
set postponed="~/mail/postponed/"

#Gmail account info

set from = "email anda@gmail.com"
set realname = "nama anda"
set imap_user = "email anda@gmail.com"
set imap_pass = "paswwd email"

#My Editor

set editor='your fav editor + -c "set textwidth=72" -c "set wrap" -c "set nocp" -c "?^$"'

#Remote Folders

set folder = "imaps://imap.gmail.com:993"
set spoolfile = "+INBOX"
set postponed ="+[Gmail]/Drafts"

#Local Folders

set header_cache =~/.mutt/cache/headers
set message_cachedir =~/.mutt/cache/bodies
set certificate_file =~/.mutt/certificates

#SMTP Setup

set smtp_url = "smtp://email anda@smtp.gmail.com:587/"
set smtp_pass = "paswwd email"

#Special Keybindings

bind editor noop
macro index gi "=INBOX" "Go to inbox"
macro index ga "=[Gmail]/All Mail" "Go to all mail"
macro index gs "=[Gmail]/Sent Mail" "Go to Sent Mail"
macro index gd "=[Gmail]/Drafts" "Go to drafts"

#Mutt Session Security

set move = no #Stop asking to "move read messages to mbox"!
set imap_keepalive = 900

# Colors

color normal white black
color attachment brightyellow black
color hdrdefault cyan black
color indicator black cyan
color markers brightred black
color quoted green black
color signature cyan black
color status brightgreen blue
color tilde blue black
color tree red black

color index red black ~D
color index magenta black ~T

#color header brightgreen black ^From:
#color header brightcyan black ^To:
#color header brightcyan black ^Reply-To:
#color header brightcyan black ^Cc:
#color header brightblue black ^Subject:

# identifies email addresses
color body brightred black [\-\.+_a-zA-Z0-9]+@[\-\.a-zA-Z0-9]+

# identifies URLs
color body brightblue black (https?|ftp)://[\-\.,/%~_:?&=\#a-zA-Z0-9]+
___________________________________________________________
isikan email dan passwd anda pada bagian emai@gmail.com

kemudian jalankan mutt dengan perintah ~$mutt
seperti gambar dibawah ini

contoh daftar email

contoh membuka email

How to Steal videos from Mozilla browser in linux

| Coment

Beberapa orang mungkin harus mendownload video dari youtube dengan berbagai aplikasi dan metode. Mungkin ada beberapa aplikasi yang support saat dijalankan untuk mendownload video saat kita melakukan streaming dengan browser. Terkadang beberapa orang hanya dengan mudah menyalin video yang sudah mereka streaming dengan browser dari cache yang ada di directoy /tmp pada linux. Tapi beberapa waktu lalu saya tidak bisa mendapatkan cache video dari directory /tmp di linux ini karena versi plugin flash yang terbaru tidak dapat menyimpan cache pada directory /tmp di linux (analisa saya) yang akhirnya saya tidak bisa lagi menyalin cache video setelah streaming. Tapi sekarang jangan khawatir dengan masalah itu karena sudah ada jalan keluarnya (hahaha). Caranya cukup mudah, silahkan ikuti tahap berikut :

buka terminal kesukaan anda dan buat file baru dengan mengetikkan :
~$ nano pocil.sh
kemudian salin script di bawah ini
---------------------------------------------
#!/bin/bash
# cachemozilla

CACHE=~/.mozilla/firefox/xxxxxx.default/Cache
OUTPUTDIR=~/.pocil
MINFILESIZE=2M

for f in `find $CACHE -size +$MINFILESIZE`
do
a=$(file $f | cut -f2 -d ' ')
o=$(basename $f)
if [ "$a" = "Macromedia" ]
then
cp "$f" "$OUTPUTDIR/$o"
fi
done

nautilus "$OUTPUTDIR"&
-----------------------------------------------------------------------
kemudian simpan dengan Ctrl+x dan tekan "Enter" dua kali.

kemudian ketikkan lagi :
~$sudo chmod 755 pocil.sh

kemudian buat folder .pocil pada directory /home/users/.pocil dengan perintah :
~$mkdir .pocil

Note :
- Setelah streaming video jalankan script pocil.sh maka secara otomatis video akan tersimpan pada directory .pocil (hohoho)
- Ganti "xxxxxxx.default" dengan folder user default di ~/.mozilla/firefox/
- Disarankan menggunakan file manager Nautilus

Download many file simultaneously

| Coment

Kali ini saya ingin menulis tentang cara download file/link secara bersamaan dengan sekali perintah saja. Kita akan menggunakan download manager under console yang bernama WGET. Mungkin temen-temen yang belum terbiasa masih merasa asing dengan Wget ini. Buat saya Wget sudah cukup untuk men-download semua file dalam sekali perintah. Untuk yang belum mempunyai Wget silahkan diinstall terlebih dahulu dengan cara sebagai berikut :

untuk temen-temen pengguna Debian dan anak cucunya gunakan perintah berikut :
~# apt-get install wget

untuk temen-temen yang pake Arch silahkan gunakan perintah berikut :
~# pacman -S wget

kemudian buat file download.txt pada directory home (directory aktif) dengan perintah :
~$ nano download.txt
dan isikan link download yang ingin anda "sedot", misalkan seperti berikut :
http://kambing.ui.ac.id/linux/ubuntu/lucid.iso
http://mediafire.com/914y98y1059jf.avi
http://indowebster.com/download/slackware.iso

kemudian simpan file dengan menekan tombol Ctrl+X dan enter dua kali.

kemudian ketikkan perintah pada terminal kesayangan anda :
~$ wget -bc -i download.txt

maka semua file tersebut akan ter-download tanpa perlu kita melakukan perintah barulang-ulang untuk men-download.

catatan ::
opsi -bc untuk run under backgorund dan me-retry jika download terputus
opsi -i untuk membaca link download yang ada pada file download.txt

Sejarah Open Source Software

| Coment

Open source ada dimana-mana di pasar perangkat lunak saat ini. Kebanyakan perusahaan besar menggunakan setidaknya beberapa open source untuk menjalankan bisnis mereka, dan kecenderungan mereka untuk melakukannya hanya meningkat sebagai tahun-tahun yang berjalan. Pelajari berapa lama konsep open source ini dan melihat dimana masa depan yang cerah adalah dipimpin.

Pada tahun 1955, SHARE (Berbagi) didirikan sebagai cara bagi pengguna IBM untuk menganalisis dan membahas pemrograman OS yang penting bagi mereka.

Selama beberapa dekade berikutnya, sumber berbagi menjadi praktek jauh lebih umum. Universitas teknologi besar seperti MIT, serta laboratorium riset besar, berharap bahwa berbagi kode akan menciptakan lingkungan belajar terpadu untuk bidang tumbuh teknologi perangkat lunak.

Bell Laboratories kemudian dikembangkan UNIX, yang ditawarkan secara gratis di kampus-kampus dan di pusat-pusat penelitian.

Keluar dari UNIX datang Usenet, hubungan antara UNIX dan programer yang merevolusi kode.

Antara 1979 dan 1982, hanya tiga tahun yang singkat, jumlah situs menggunakan UNIX melonjak dari hanya 3 sampai sekitar 400!

Software Licensing
Pada 1983, konsep lisensi perangkat lunak datang, dan tak lama kemudian datang perangkat lunak GNU. Kondisi penggunaan untuk GNU adalah bahwa semua kode sumber harus terbuka dan berbagi.

Linux dikembangkan pada tahun 1991, dan oleh 1994 pengguna cukup dan kode programmer telah berkontribusi proyek yang ditingkatkan Linux 1.0 dirilis.

Ia tidak sampai tahun 1998 bahwa "open source" istilah benar-benar diciptakan - Netscape membuka kode pada tahun itu, dan berganti nama KTT Freeware Summit Open Source.

Windows
Pada tahun 2010, pendapatan hardware Windows 'naik 33,6%, pendapatan server Linux naik 20,4% dan pendapatan server Unix adalah turun 29%.

server x86 telah mendominasi pasar dalam beberapa tahun terakhir non-x86 server telah turun 25,9% tahun / tahun, membuat Q1 2010 kuartal keempat berturut-turut menurun untuk non-x86 server.

Windows memiliki hanya 36,1% dari pangsa pasar, namun 48,5% dari pangsa pendapatan. akan tetapi, 46,5% pengembang menggunakan setidaknya beberapa open source, sementara 22,3% sudah menggunakan open source dalam aplikasi standar di bisnis mereka.

UNIX
UNIX dan program-program seperti itu membuat 63,9% dari pangsa pasar, dan Apache adalah 65,18% pemimpin dengan pangsa pasar yang tersedia untuk dirinya sendiri.

Microsoft membuat hingga 15,86%, 7,67% Nginx, Google 3,68% dan 7,61% ke pengembang lain.

Pada tahun 2016, open source diharapkan akan hadir dalam 99% dari portofolio perangkat lunak penting bagi perusahaan-perusahaan besar. Itu naik 24% dari 2010. Jika Anda masih dalam penyangkalan tentang kegunaan atau keandalan dari open source, tanyakan rekan (opensource) Anda - mereka akan meyakinkan Anda itu tumbuh begitu cepat karena suatu alasan.

Infograpich :

Gnome-Shell

| Coment

Gnome adalah lingkungan Desktop dan antar muka grafik yang sudah familiar untuk Linuxer (Linuex Geek / Linux Mania). Sejak dimulainya pengembangan proyek gnome tahun 1997 oleh Miguel de Icaza dan Federico Mena sebagai proyek OpenSource untuk mengembangkan lingkungan Desktop dan aplikasinya saat itu. Developer Gnome selalu melakukan pengembangan yang semakin 'Gila' setiap waktu. Gnome-Shell adalah pngembangan yang membuat saya kagum dengan tampilan yang simpel dan elegan. Perlu di ketahui Gnome-Shell bukanlah Desktop Environment seperti halnya Gnome2,Gnome3,KDE,dan lain sebagainya. Gnome-Shell juga bukan Window Manager melainkan hanya sebuah interface utama dari Gnome (mulai Gnome3). 
Gnome-Shell menggunakan Shell sebagai Window Manager , ini yang membuat Gnome-Shell serasa begitu 'ringan' ketika digunakan. Gnome-Shell tidak dapat menampilkan efek 3D compiz yang begitu 'menyayat' mata layaknya Gnome2, hal ini dikarenakan Gnome-Shell menggunakan Window Manager yang bernama Muter. Shell adalah perangkat lunak yang menjadi bagian interface pada sebuah sistem operasi. Elemen dari sebuah shell meliputi panel, launcher, taskbar, sistem notifikasi, menubar, dock, sidebar dan lainnya yang biasanya nampak pada desktop.
Sekarang bagimana cara install serta konfigurasi Gnome-Shell di linux ubuntu 10.04 yang decara default telah menggunakan Gnome2 sebagai desktop utama ? Silahkan baca post selanjutnya 


contoh gnome shell : 


Arch



Ubuntu

Install Gnome-Shell in Linux Ubuntu 10.04

| Coment

Untuk Instalasi Gnome-Shell pada Linux Ubuntu 10.04 sangatlah mudah. Silahkan buka Terminal / Console kesayangan anda masing-masing, silahkan meng-update repo jika dirasa belum di-update dengan cara ketikkan : $ sudo apt-get update
kemudian install Gnome-Shell dengan perintah : $ sudo apt-get install gnome-shell
tunggu sampai instalasi selesai.

kemudian ketikkan : $ gconf-editor
pada konfigurasi masuk pada desktop >> gnome >> session >> requirement_componen. ganti value pada window manager menjadi gnome-shell.
kemudian masuk applet system >> preference >> startup aplication klik Add, pada comand isi dengan gnome-shell --replace.

silahkn Logout linux anda dan rasakan sensasi Gnome-Shell.

ini Penampakan Gnome-Shell di linux saya >>



Install and Configure Nvidia Chipset on Linux

| Coment (2)


untuk para pecinta linux yang suka dengan compiz yang begitu 'wahhh' mungkin terasah susah ketika tidak dapat menginstall serta konfigurasi Nvidia pada PC/Laptop mereka. kali ini saya akan membahas instalasi serta konfigurasi Nvidia di Linux (secara Umum).
terlebih dahulu silahkan download driver nvidia for linux di www.nvidia.com

setelah itu simpan file nvidia.run misal pada directory home linux anda.

kemudian edit module nvidia pada directori /etc/modprobe.d/blacklist.conf
misal menggunakan editor nano

#nano /etc/modprobe.d/blacklist.conf

kemudian tambahkan file berikut ini pada baris terakhir

blacklist vga16fb
blacklist nouveau
blacklist rivafb
blacklist nvidiafb

*blacklist ini berfungsi untuk men-disable modul nvidia pada saat desktop berjalan

kemudia hapus driver nvidia yang sebelumnya sudah ada :

#apt-get --purge-remove nvidia-* (pada basis debian dan ubuntu)
--------------------------------------------------
#pacman -R nvidia-* (pada basis Arch)

kemudian edit grub.cfg pada directory /boot/grub , misal

Install Packet Tracer 5.3 on Linux Ubuntu

| Coment

Untuk temen- temen yang ingin/suka/hoby belajar jaringan mungkin aplikasi ini bisa sedikit membantu dalam simulasi penerapan. Namanya Packet Tracer, apa itu ? silahkan baca disini. Di sini saya akan memberikan penjelasan bagaimana melakukan instalasi Packet Tracer pada Linux ubuntu. Langsung saja, buka terminal / console kesukaan kamu.
Sebelumnya silahkan install dulu windows font, ini ada di post saya sebelumnya. Ini bertujuan agar font windows dapat digunakan pada Packet Tracer. Kemudian silahkan download dulu Packet Tracer di sini.

setelah itu masuk pada directory di mana Packet Tracer disimpan.
ketikkan : $sudo chmod +x Packet-Tracer.bin

kemudian install dengan perintah : $sudo ./Packet-Tracer.bin

ikuti perintah instalasi pada terminal / console. selesai


Install Windows font on Linux ubuntu

| Coment (2)

Beberapa font Windows seperti Arial, Times New Roman, Verdana sepertinya terlihat bagus untuk website dan beberapa document. Jadi jika kamu ingin menggunakan windows font tersebut pada Linux ubuntu, itu sangat muda. Cukup membuka Terminal / Console kesukaan kamu kemudian ketikkan perintah :

$sudo apt-get install ttf-mscorefont-installer

selesai sudah.. anda sekarang bisa menggunakan windows font document pada openoffice atau libberoffice dan juga aplikasi yang membutuhkan font windows (wine,packet tracer,dsb).

catatan :: jika kamu ingin menggunakan semua font windows pada linux ubuntu. langsung saja copy/paste font windows yang ada pada komputer Windows.

Cheese : For take Picture and Video with your webcam

| Coment

Narsis adalah suatu penyakit yang bisa menguntungkan bahkn juga bisa menyengsarakan. Hampir di setiap waktu,tempat dan kesempatan orang akan bernarsis ria dengan mengambil foto atau video mereka yang mengidap penyakti narsis yang lagi ramai saat ini (lah ini bahas apa ya .. ?). Bagi saya Linux sangat memperhatikan para kaum narsis yang ingin eksis. Kini anda bisa narsis ria saat anda di depan laptop/komputer anda dengan menggunakan webcam kesanyangan anda. Hanya cukup menginstall aplikasi Cheese pada Linux anda, maka anda akan menadapatkan sarasa narsis yang cukup menarik karena aplikasi ini memberikan effects yang cukup membuat penyakit narsis anda mendekati stadium akhir.

untuk distro Ubuntu :
$sudo apt-get install cheese

untuk distro fedora :
#yum -y install cheese

untuk distro Arch :
#pacman -S cheese


Latihan Soal Looping dengan for

| Coment

Soal : Buatlah program untuk menampilkan semua bilangan genap yang terletak antara 0 sampai 100, dengan menggunakan perulangan for.

Jawab :

#include <iostream>
using namespace std;

int main ()
{
int a;
for(a=0;a<=100;a++)
{
if(a%2==0)
cout<<a<<" = genap ";

}


Note : compile source code di atas dan jalankan.

Looping dengan for

| Coment

Looping dengan for mengkombinasikan tiga langka dalam satu statment. ketiga langkah tersebuat adalah inisialisasi (awalan), pengujian kondisi, dan aksi yang dilakukan; yang dapat berupa penambahan atau pengurangan suatu variabel. syntax for adalah sebagai berikut :

for (inisialisasi;pengujian;aksi)
{
:
statment;
:
}

sebagai catatan, inisialisasi dan aksi dapat berupa statment yang berlaku di C++, sedangkan pengujian harus barupa ekspresi (kondisi). Cara kerja looping for adalah sebagai berikut :
1. Melakukan inisialiasasi
2. Memeriksa kondisi
3. jika kondisi bernilai benar, maka kerjakan badan looping. jika tidak, maka looping berakhir (selesai).
4. Kerjakan statment aksi

Setelah setiap kali mengerjakan badan looping, dan langkah keempat dilakukan, maka looping akan mengulangi langkah kedua dan ketiga.

Mengganti GDM Default Gnome2

| Coment (2)

Pot ini saya tulis karena ada temen saya yang gagal merubah gambar default login screen Ubuntu-nya pada saat remastering. Perlu kita ketahui sebelumnya bahwa Linux mempunyai ROOT ( / ) yang mengontrol penuh semua settingan yang ada, baik itu settingan ROOT sendiri ato user dibawah ROOT. Jika kita ingin mengubah settingan default sebuah sistem Linux kita harus merubahnya dalam keadaan menjadi ROOT, disini kita akan membahas bagaimana merubah gambar Logon Screen Gnome2 pada Ubuntu (ini berlaku untuk Distro Linux dengan Desktop Gnome2).
Yang perlu kita siapkan adalah gambar yang cukup menarik buat kita.Misal file gambar ada pada directory home dengan nama "logon.jpg", buka terminal/console kesayangan anda dan ketikkan :

~$ sudo cp logon.jpg /usr/share/backgrounds

kemudian ketikkan lagi :

~$ sudo cp /usr/share/applications/gnome-appearance-properties.desktop /usr/share/gdm/autostart/LoginWindow

kemudian Logout. setelah itu ubahlah gambar,thema ato yang lain sesuka anda.

Tambah Gambar

Masuk sebagai user anda, setelah buka terminal/console kesayangan anda dan ketikkan :

~$ sudo rm /usr/share/gdm/autostart/LoginWindow/gnome-appearance-properties.desktop

Selesai.

*Untuk Post remastering dengan menggunakan Remastersys akan saya tulis di post selanjutnya
 
Copyright © 2011. Linux & OpenSource - All Rights Reserved
Support : NdamarKangingan | The Braders | Mas Template